Akhir Dari Detasering Mutu
  • Pusat Penjaminan Mutu
  • 12. 12. 2020
  • 0
  • 539

Meulaboh - Penjamu UTU - Program Detasering kerjasama Universitas Teuku Umar (UTU) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pendidikan Tinggi yang dimulai sejak 5 Oktober dan berakhir 10 Desember 2020 ini telah berakhir. Kegiatan yang dibuka oleh Rektor UTU Prof. Dr. Jasman J. Makruf, SE., MBA itu meliputi 6 (enam) kegiatan yang tergabung dalam 2 (dua) program. Program pertama adalah Pengelolaan Perguruan Tinggi dan Pembelajaran dengan agenda 3 (tiga) kegiatan yakni Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu, Penyusunan Buku Ajar dan Buku Teks, dan terakhir Penyusunan Kurikulum Merdeka Belajar. Sedangkan program kedua adalah Peningkatan Kinerja Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan 3 (tiga) agenda kegiatan yaitu Pelatihan dan Pendampingan Penulisan Karya Ilmiah, Pelatihan dan Pengurusan Potensi Paten dan HKI, dan Penyusunan Panduan KKN Tematik.

Khusus pada kegiatan Detasering Penjaminan Mutu, tim yang dibentuk telah berhasil melakukan revisi standar mutu. Detaser Dikti dari Universitas Jember Dr. Sholeh Avivi, M. Si saat penyampaian kesan pesan pada acara penutupan yang digelar melalui zoom meeting mengatakan, “Standar mutu sangat penting untuk dinyatakan dengan redaksional yang memenuhi unsur Audience, Behavior, Competence, and Degree, dan indikatornya harus bisa diukur agar evaluasi bisa dilakukan dengan baik”.

Beberapa dosen yang diberikan tugas dalam melakukan revisi standar mutu adalah Triyanto sebagai koordinator penjaminan mutu, Nellis Mardhiah, Agatha Deby Reiza Macella, Rahma Husna Yana, Rachmatika Lestari, Dara Anggreka Saufyan, Cut Suciatina Silvia, Nurul Najmi, Khori Suci Maifianti, dan Siti Maisyaroh Fitri. Semua dosen tersebut sudah mewakili 6 (enam) fakultas yang ada di UTU yaitu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilu Politik, Ekonomi, Kesehatan Masyarakat, Pertanian, Perikanan, dan Teknik. 

Sementara itu Triyanto selaku PIC Program Detasering Penjaminan Mutu menyatakan bahwa sampai akhir kegiatan sudah tersusun draft revisi sejumlah 36 standar.  “Selain standar mutu, kita juga masih punya PR untuk menyelesaikan Buku Panduan Audit Mutu. Pada akhir kegiatan teman-teman yang tergabung dalam tim kemarin masih dalam tahap penyelesaian standar mutu, sehingga panduan audit belum kita kerjakan. Kita tidak mengerjakan panduan audit selain bukan merupakan luaran detasering tetapi juga tim yang dibentuk mengikuti detasering lainnya dan memiliki tugas penyelesaian draftnya masing-masing”, imbuhnya.

Program Detasering UTU ini akhirnya ditutup oleh Dr. Alfizar, DAA selaku Wakil Rektor I, penutupan dilaksanakan Hari Jumat Pukul 16.30 WIB dan berakhir pada pukul 17.50 WIB. Acara penutupan dilakukan secara daring dengan aplikasi Zoom Meeting ini juga diikuti detaser dari Universitas Jember, Universitas Andalas, Universitas Bengkulu, dan Universitas Syiah Kuala.  (tcaws)

Lainnya :