FGD LKPS-LED Dua Prodi di FISIP UTU
  • Pusat Penjaminan Mutu
  • 12. 11. 2020
  • 0
  • 380

Tapak Tuan-Penjamu UTU - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politk Universitas Teuku Umar (FISIP-UTU) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan Judul “Finalisasi LKPS dan LED Prodi Ilmu Komunikasi dan Ilmu Administrasi Negara”. Kegiatan ini dilakukan agar pimpinan fakultas selaku UPPS dapat mengontrol kemajuan dan melakukan evaluasi ketersediaan dokumen yang dipaparkan oleh tim yang sudah dibentuk dalam rangka merampungkan LKPS dan LED akreditasi prodi. Karena itu, kegiatan ini melibatkan dosen dan tendik yang ada di lingungan Fisip agar bisa selaras dan dapat dilakukan koordinasi antar elemen secara baik.

Kegiatan yang diselenggarakan di Tapak Tuan dari tanggal 5 sampai dengan 7 November 2020 ini digagas oleh Penjaminan Mutu Fakultas dan direspon positif oleh pimpinan fakultas. Yuhdi Fahrimal selaku ketua SPMF Fisip menyatakan, “Akreditasi Prodi merupakan agenda paling penting dalam kinerja SPMF, karena akreditasi yang dilakukan oleh BAN PT merupakan proses evaluasi mutu yang dilakukan oleh pihak eksternal dan memiliki efek yang positif bagi lulusan serta menjadi tolok ukur kredibilitas pengelola prodi”. Pak Yud sebutan akrab ketua SPMF Fisip ini memberikan penjelasan lebih lanjut, bahwa akreditasi yang dianggap merupakan evaluasi mutu eksternal ini menunjuk pada pelaksanaan mutu yang telah dilaksanakan oleh pengelola program studi.

Pada sisi yang lain, Koordinator Pusat Penjaminan Mutu Internal UTU-Triyanto, turut mendampingi tim penyusun selama proses FGD. “Ada beberapa hal yang penting untuk diketahui oleh tim penyusun, karena instrumen ini baru, poin kerjasama pada IAPS ini meminta bukti sahih berupa dokumen implementasi dari MoU. Penulisan yang salah pada LKPS excel juga akan menyebabkan kegagalan upload dokumen pada SAPTO, akibatnya dokumen tidak dapat diterima oleh Ban PT dan akhirnya prodi tidak terakreditasi,” Tutur Triyanto. Hari kedua FGD Pusat Penjaminan Mutu Internal melakukan simulasi penilaian, hasilnya diserahkan kepada Dr. Afrizal Tjoetra sebagai Wakil Dekan I.

Sementara itu, Rektor UTU Prof. Dr. Jasman J. Makruf, SE., MBA dalam acara penutupan menyampaikan apresiasi kepada seluruh civitas akademika UTU, karena telah bekerja keras sehingga UTU dari waktu ke waktu selalu meningkat prestasinya. “Pada awal penegerian,  ranking UTU di kemendikbud 2892, ranking sekarang ini 229. Hanya dengan dosen sejumlah 284 dan dalam waktu 5-6 tahun kita mampu menyalip dua ribu lebih perguruan tinggi lainnya di Indonesia. Artinya kita memiliki produktivitas yang tinggi hanya dengan input yang minim”, tegasnya. Berkaitan dengan akreditasi Prof Jasman menekankan bahwa penyusunan instrumen akreditasi ini menjadi bahan evaluasi untuk melihat bagaimana kinerja kita, apakah sudah sesuai yang seharusnya atau belum. Jika ditemukan ada hal-hal yang belum sesuai dengan SN Dikti segera lakukan penyesuaian, seperti “kurikulum merdeka dan merdeka belajar” yang baru diterapkan ini.       

Selain pelaksanaan FGD, kegiatan juga diisi dengan kerjasama antara Fisip dan Prodi Ilmu Administrasi Negara, Prodi Ilmu Hukum, Prodi Ilmu Komunikasi, serta Prodi Sosiologi dengan beberapa dinas terkait seperti Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian, Dinas Sosal, serta Dinas Pertanahan. Kerjasama ini disaksikan oleh Wakil Rektor III UTU Dr. Mursyidin, MA. (TCAWS/PPMI)

Lainnya :